Sampai hari ini…
October 12th, 2005 by insyafieYup… my first blog… (Padahal aku paling males nulis-nulis kaya gini2…) Just try…
“Sampai hari ini…” Kenapa aku memilih judul ini? Aku merasakan sampai hari ini, jalan hidup yang akan kutempuh terasa masih sangat panjang. Dan kadang aku seringkali teringat kisah dulu yang pernah kulewati, sangatlah banyak untuk dikenang. Masa kecil di desa, masa sekolah SMP - SMA, kuliah, belajar bekerja, pacaran…>>> semuanya adalah bagian dr jalan hidupku yang telah aku lalui sampai hari ini…
Memori kadang kita butuhkan untuk mengenang atau hanya untuk menjadi pelajaran buat kita dalam menghadapi hari esok.. Memori ada pula yang menyenangkan bahkan ada pula sangat menyakitkan… Some people say, kita harus belajar dr pengalaman kemarin. That’s true… Banyak sekali hal yang bisa kita ambil dari masa lalu.
Masa kecil dulu di desa… Desa? Yup desa yang membesarkan aku sampai aku SD. Saat dimana aku adalah anak paling kecil di keluargaku. Kata sodara2ku, kecilku dulu aku banyak maunya dan harus dituruti. Ada juga yang bilang aku cengeng… gembeng… Digoda dikit nangis… Penakut… Gak bisa naek spd roda dua (memalukan…)… yah itulah kecilku…
Tapi di desa itu, di masa kecilku, aku diberi pelajaran untuk bs bergaul dg semua masyarakat. Aku sering disuruh2 ke rumah tetangga2ku… disuruh minta daun salam, daun kemangi, beli es buat buka, tahlilan, pengajian, main2 atau kadang aku ke rmh tetanggaku yang punya warung, minta es (waktu lagi maen kejar2an haus banget… hehehe…). Aku belajar banyak tentang ibadah di sana… Lingkungan keluarga dan desa yang religius sangat membawa pengaruh besar kepadaku. Tiap maghrib aku sudah harus berada di rumah pak haji fauzi untuk belajar ngaji… Dari alif, ba, ta,… sampai akhirnya aku hattam Al Qur’an saat masjid di desa itu jadi. Waktu pembangunan masjid, aku jg pernah jadi si pembawa kaleng untuk cari amal jariyah… Lingkungan desa yang didominasi orang madura, juga memberi aku pelajaran bahasa… Berteman, ini juga yang aku dapatkan. Di SD yang mana satu kelas hanya ada 16 siswa aku belajar mengenal arti kesetiakawanan… Arif, Murdianto, Joko AN, Yanto, Ribut, Menik, Dewi F, Lia, Ita, Shilba, dll… (where r u friends…). Sampai hari ini… semua itu akan aku kenang dan aku jadikan pelajaran untuk berbuat yang lebih baik lagi…
(To Be Continue…)